Author Topic: Guci Air Yang Retak .  (Read 308 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline human

  • Bee Mania
  • ***
  • Posts: 213
  • Reputation Power: 0
  • human has no influence.
Guci Air Yang Retak .
« on: May 11, 2009, 11:32:49 »
Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar,  masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan yang dibawa menyilang  pada bahunya.

Satu dari guci air itu retak, sedangkan guci satunya lagi  tidak.
Guci yang utuh selalu dapat membawa air penuh, walaupun melewati  perjalanan yang panjang dari mata air ke rumah majikannya.

Sedangkan  guci yang retak itu hanya dapat membawa air setengah penuh.

Hal ini  terjadi setiap hari selama dua tahun.
Si tukang air hanya dapat membawa satu  setengah guci air ke rumah majikannya.
Tentu saja si guci yang utuh merasa  bangga akan prestasinya karena dapat menunaikan tugas dengan sempurna.
Di  pihak lain, si guci yang retak merasa malu sekali akan ketidaksempurnaanya dan  merasa sedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari porsi yang seharusnya  ia dapat berikan.

( Setiap Orang Memiliki kekurangan )

Setelah dua  tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, guci yang retak berkata kepada si  tukang air,
"Saya sungguh malu kepada diri saya sendiri dan saya mohon maaf  yang sebesar-besarnya"

"Mengapa?" tanya si tukang air, "Mengapa kamu  merasa malu ?"
"Saya hanya mampu, selama dua tahun ini, membawa setengah  porsi air dari yang seharusnya saya bawa.
Adanya retakan pada sisi saya telah  membuat air yang saya bawa bocor
sepanjang jalan menuju rumah majikan kita.  Karena cacatku itu, saya telah membuat mu rugi."

Si tukang air merasa  kasihan kepada si guci yang retak, dan dalam belas kasihannya, ia menjawab,
"  Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan  bunga-bunga indah di sepanjang jalan."

( Allah terkadang memakai  kelemahan kita untuk maksud yang indah )

Benar, ketika mereka naik ke  bukit, si guci yang retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga  indah di sepanjang sisi jalan dan itu membuatnya sedikit terhibur.

Namun  pada akhir perjalanan, ia kembali merasa sedih karena separuh air yang dibawanya  telah bocor dan kembali guci retak itu meminta maaf kepada si tukang air atas  kegagalannya.

Si tukang air berkata kepada guci itu,
"Apakah kamu  tidak memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu ? tapi tidak  ada bunga di sepanjang jalan di sisi guci lain yang tidak retak itu ?
Itu  karena aku selalu menyadari akan kekuranganmu dan aku memanfaatkannya.
Aku  telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu dan setiap hari  jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. 
Selama dua tahun ini, aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk  dapat menghias meja majikan kita. Tanpa kamu dan kaeadaanmu itu, majikan kita  tidak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang."

Setiap orang  memiliki cacat dan kelemahan sendiri.
Kita semua adalah guci yang retak,  namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan kekurangan kita untuk maksud  tertentu.

Dimata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma,  Jangan takut akan kekuranganmu.
Kenalilah kelemahanmu dan kamu dapat menjadi  sarana keindahan Tuhan.

Ketahuilah .........
Dalam kelemahan, kita  masih bisa menemukan kekuatan di diri  kita
Semooga..............

Offline dracko

  • X-tra Bee
  • ****
  • Posts: 365
  • Reputation Power: 0
  • dracko has no influence.
Re: Guci Air Yang Retak .
« Reply #1 on: June 15, 2009, 22:15:07 »
Nice post bro.. Keep posting!

Online AK_1_N

  • X-treme Bee
  • *****
  • Posts: 624
  • Reputation Power: 0
  • AK_1_N has no influence.
  • "peacefull hunter"
Re: Guci Air Yang Retak .
« Reply #2 on: August 31, 2009, 21:24:00 »
hemmmmmm............

Online m4gnu5

  • Donatur
  • *****
  • Posts: 649
  • Reputation Power: 2
  • m4gnu5 has no influence.
Re: Guci Air Yang Retak .
« Reply #3 on: November 30, 2009, 00:55:25 »
Nice post. It make me more positive thinking

Offline malinghati

  • who Am I?
  • [K] Donatur
  • *****
  • Posts: 824
  • Reputation Power: 4
  • malinghati barely matters.malinghati barely matters.
  • End of story
Re: Guci Air Yang Retak .
« Reply #4 on: January 11, 2010, 23:37:39 »
Mantaff bro... I like it
I'm live in a new life

Online satan

  • X-treme Bee
  • *****
  • Posts: 691
  • Reputation Power: 0
  • satan has no influence.
Re: Guci Air Yang Retak .
« Reply #5 on: January 12, 2010, 02:52:41 »
nice ...